Syamsul 99 Blog

Portofolio, Bisnis Online, Blog, Internet, Komputer, Printer, Software, Spiritual, etc

Dimanakah Tuhan?

leave a comment »


Tuhanmu ada di mana?

Wajar saja kalau muncul pertanyaan macam ini. Sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi sangat susah untuk menjawabnya. Bagaimana tidak, karena memang banyak yang kiranya sudah saya tanyai dengan pertanyaan yang sama tetapi tidak mampu untuk memberikan jawaban yang yakin.

Banyak sekali yang menjawab memang, tetapi sebuah jawaban yang asal bagi saya karena di penjawab tidak mencerminkan orang yang yakin akan jawabannya sendiri. Terakhir kali pertanyaan ini saya ajukan kepada para mahasiswa saya. “Dimanakah Tuhan Kalian?”.

Ada yang menjawab :

  1. di Arsy
  2. di SinggasanaNya
  3. di mana-mana
  4. di hati
  5. dan lain-lain

Andaikan pertanyaan yang sama saya ajukan kepada kalian. Kira-kira apa ya jawabannya? Apakah ada diantara jawaban di atas. Apalagi kalau pertanyaan tersebut saya dramatisir seakan-akan ada pemeluk keyakinan lain yang mencoba meminta penjelasan kalian akan Tuhan kalian.

Perlu kita ketahui sebelumnya kalau pada keadaan yang sangat mendasar sekali kalau kita ini berbeda dengan Tuhan. Perbedaan itu sejauh antara relatif dan mutlak. Tuhan mewakili dzat yang mutlak dan manusia (kita).

Bagaimana mungkin pertanyaan dari dzat yang sangat terbatas dengan sifat relatif berusaha menyifati Tuhan dengan sebuah pertanyaan manusia. Mutlak tetaplah mutlak, tidak bisa dijangkau oleh relatif, kalau bisa dijangkau maka tentunya dengan sendirinya akan menjadi relatif.

Satu penjelasan saja, bagaimana cara relatif bisa mendeteksi yang mutlak. Selamanya tidak akan bisa, kecuali kalau yang mutlak itu sendiri mau membagi informasinya kepada yang relatif. Bocoran eceran informasi inilah yang kelak disebut “wahyu”.

Wahyu itulah bentuk bocoran yang mendeskripsikan keadaan yang mutlak tersebut. Bagaimana penerimaan relatif, tentu saja akan kesulitan memahami sesuatu yang asing bagi kita. Makanya bentuk penerimaan ini berbuah “iman/keyakinan”.

Kembali ke pertanyaan di atas, jawabannya apa?

Kalau kalian masih membayangkan “dimana” adalah sebuah tempat, maka secara otomatis kalian menyamakan mutlak tersebut dengan kita-kita yang relatif ini, masih terikat dengan dimensi ruang dan waktu.

Jadi adakah jawaban pertanyaan tersebut, ada. Tapi kalau di kepala kita masih membayangkan sebuah tempat yang terikat ruang dan waktu, maka bukan itu jawabannya. Tuhan itu ada dan tinggal di tempatNya yang berbeda dengan bayangan kita. Jadi benar-benar tidak menyamai kita makhlukNya.

Written by syamsul99

October 19, 2009 at 10:49 am

Posted in Spiritual

Tagged with , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: